kapel sistina vatikan

Mengapa Anda Harus Mengunjungi Kapel Sistina

Kapel Sistina adalah landmark paling berharga di Italia. Terletak di jantung Kota Vatikan, bangunan ini menarik jutaan wisatawan ke pintunya setiap tahun. Tempat ini telah menjadi salah satu landmark yang paling banyak dikunjungi di seluruh Eropa. Namun, apa yang membuat Kapel Sistina begitu penting?  

Ketika pengunjung tur ke Kapel Sistinalukisan dinding yang menutupi dinding dan langit-langitnya menarik perhatian mereka. Kapel Paus adalah tempat diselenggarakannya acara-acara kepausan yang paling penting. Seperti ketika terjadi kekosongan jabatan atau ketika Kolese Suci Kardinal perlu memilih paus baru. 

Sementara itu, pengunjung di seluruh dunia berbondong-bondong ke gereja ketika kegiatan atau acara resmi kepausan tidak diadakan.

Mari kita lihat mengapa Kapel Sistina masih menarik dan menjadi daya tarik wisata yang populer hingga saat ini:

Sejarah Luar Biasa dari Kapel Sistina

Kapel Sistina saat ini didirikan di atas fondasi kapel yang jauh lebih awal - Cappella Magna. Paus Sixtus IV menugaskan pembangunannya pada tahun 1470-an, dan dari sinilah Kapel Sistina mendapatkan namanya. Anda mengucapkannya 'Sisto' dalam bahasa Italia. 

Beberapa seniman berkontribusi pada lukisan-lukisan dalam ruangan. Termasuk Cosimo Roselli, Sandro Botticelli, Pinturicchio, Pietro Perugino, dan Domenico Ghirlandaio. Pada saat itu, langit-langit Kapel Sistina adalah langit biru sederhana dengan beberapa bintang bertaburan di atasnya. Michelangelo akhirnya melukis di atas kanvas, dan menghasilkan salah satu karya seni paling terkenal dalam sejarah. 

Langit-langitnya ditugaskan untuk direnovasi pada tahun 1508 oleh Paus Julius II. Renovasi selesai pada tahun 1512. Paus mengarahkan seniman terkenal, Michelangelo, untuk membangun kembali langit-langit dengan sangat detail. Namun, hal ini tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan Paus. 

Michelangelo, yang berada di puncak popularitasnya pada saat itu, dapat menerima atau menolak tugas apa pun yang datang kepadanya. Dia awalnya meninggalkan Kapel Sistina karena dia menganggap dirinya sebagai pematung pertama dan pelukis kedua. 

Maka, Paus Sixtus IV memberinya kontrak untuk membuat 40 patung makam, yang membuat Michelangelo setuju dan mulai mengerjakan langit-langitnya. Lukisan ini membutuhkan waktu empat tahun untuk menyelesaikannya dan kini menjadi salah satu mahakarya Michelangelo yang paling terkenal, meskipun harus mengorbankan penglihatannya.

kapel sistina vatikan

Berencana mengunjungi Kota Vatikan & Kapel Sistina?

Dapatkan semua info yang Anda butuhkan!

Desain Kapel Sistina yang Menakjubkan

Michelangelo meminta rekan-rekan pelukisnya untuk melatihnya sebelum memulai lukisan langit-langit, hanya saja ia menolak gaya mereka dan membangun gayanya sendiri. Michelangelo menyimpang dari topik yang diinginkan oleh pemberi tugas kepadanya. Namun, Paus mempercayainya dan mengizinkannya untuk melakukan apa yang dia suka. 

Tidak heran jika desain awal untuk plafon ditolak. Desain aslinya menggambarkan dua belas rasul. Percaya bahwa dua belas rasul tidak cukup megah, Michelangelo menciptakan desainnya sendiri.

Dia kemudian menciptakan sebuah gambar besar dengan 300 figur yang menggambarkan masa hidup manusia di Bumi sebelum Yesus Kristus. Setiap bagian mewakili bagian yang berbeda dari narasi yang lebih luas. Sebagai contoh, langit-langitnya menampilkan sembilan gambar yang menggambarkan Penciptaan, Kejatuhan Umat Manusia, dan Kisah Nuh. 

Banyak yang percaya bahwa Michelangelo melukis langit-langit dengan posisi terlentang, meskipun dia tidak pernah melakukannya. Struktur perancahnya yang inovatif dapat membawa cukup banyak karyawan dan persediaan dan mencapai langit-langit. 

Perancah meniru lengkungan langit-langit. Karena desainnya, Michelangelo harus membungkuk ke belakang dan melukis di atas kepalanya. Hal ini menyebabkan kerusakan mata dan leher yang parah, namun memberikan nilai lebih pada karyanya. 

Alasan penciptaan mahakarya ini adalah kejeniusan dan pengorbanan sang seniman. Menyebabkan banyak orang terus menikmati karyanya hingga hari ini. 

Kesimpulan

Selain karya ikonik Michaelangelo yang mendefinisikan setiap pengalaman di Kapel Sistina, Anda juga akan menemukan lukisan-lukisan lain di situs bersejarah ini. Misalnya, lukisan dinding yang menggambarkan Penghakiman Terakhir yang menutupi seluruh dinding altar Kapel Sistina. Michaelangelo menyelesaikan karya ini saat berusia 70 tahun. Dua puluh lima tahun setelah menyelesaikan langit-langit yang ikonik itu. 

Semua mahakarya ini adalah milik Italia yang sangat berharga. Dan beberapa lukisan yang paling dikenal di seluruh dunia. Karena sejarahnya yang epik dan karya seninya yang indah, kapel ini telah menjadi salah satu landmark terpenting di Eropa. Sejarah dan agama kapel ini mencerminkan kekayaan budaya dan seni Italia yang telah mempengaruhi para seniman dari dulu hingga sekarang. 

Kami akan memberikan Anda pengalaman yang tak terlupakan sambil melihat Kota Suci dengan harga yang paling terjangkau. 

Semua pengunjung akan mendapatkan pemandu lokal, headset audio, dan semoga saja, pengalaman yang benar-benar tak terlupakan! Jadi, pesanlah tiket Tur Kota Vatikan atau Tiket Kota Vatikan hari ini!

tur vatikan pribadi

Apakah Anda ingin mengunjungi Kapel Sistina?

Kami memiliki tur Vatikan terbaik rekomendasi untuk Anda!